Digital Cinema

Hasil gambar untuk digital cinema
Sinema digital merujuk pada penggunaan teknologi digital untuk mendistribusikan dan menayangkan gambar bergerak. ... Sinema digital berbeda dari HDTV atau televisi high definition. Sinema digital tidak bergantung pada penggunaan televisi atau standar HDTV, aspek rasio atau peringkat bingkai.

Jenis Digital Sinema
Digital cinema dibagi menjadi 3 yaitu 2D, 3D, dan 4D.

Sinema 2D
Ciri dari format film dengan teknologi 2D ini adalah tidak adanya benang halus, suaranya yang bagus, warnanya lebih cerah, dan tajam, namun kekurangan dari format 2D ini adalah, resolusinya yang tidak sebesar format biasa, karena apabila semakin lebar resolusinya maka akan semakin gepeng layarnya.
Sinema 3D
Ketajaman detail Film lebih jelas, menggunakan kacamata khusus dimana gambar yang dihasilkan akan timbul seolah olah kita berada dalam film tersebut.
Sinema 4D
Hampir sama atau menyerupai 3D akan tetapi lebih berasa efeknya seperti kursi akan ikut terguncang apabila Tanah dalam film bergoyang atau bahkan terkena cipratan air.

Kesimpulan
Digital cinema adalah teknologi yang mengacu pada penggunaan teknologi digital untuk mendistribusikan dan membuat proyek film. Film akhir dapat didistribusikan secara elektronik dan diproyeksikan menggunakan proyektor digital bukan proyektor film konvensional. sinema digital berbeda dari televisi definisi tinggi dan khususnya, film digital tidak sepenuhnya tergantung pada menggunakan standar televisi atau HDTV, rasio aspek, atau tingkat frame, meskipun perkembangan terakhir di HDTV menyebabkan kebangkitan kepentingan terkait dalam menggunakan format HD untuk sinema digital, yang dikenal sebagai cinema HD.

Komentar