WEB SEMANTIK

Hasil gambar untuk web semantik
Pengertian Web Semantik

Semantic web atau web semantik merupakan salah satu perkembangan pada aplikasi web. Menurut bahasa, web semantik mempunyai arti web yang memiliki makna. Dengan kata lain, web semantic adalah suatu aplikasi web yang mempunyai knowledge base tertentu sehingga bisa dikatakan web semantik mempunyai sifat lebih pintar dari web sebelumnya.

Sejarah

Web semantic atau semantik web dicetuskan pertama kali oleh Tim Berners-Lee pada tahun 2001. Web semantic disebut sebagai web versi 3.0. Untuk membuat web semantik terdapat beberapa teknologi yang perlu dipelajari, diantaranya adalah RDF, ontologi, query RDF, RDF Store, dan lain lain.

Komponen-Komponen Semantik Web


  1. Statement
    Statement adalah bagian dasar dari Semantic Web. Sebuah statement terdiri dari elemen yang membentuk triple.
  2. Universal Resource Identifier
    URI mendefinisikan nama unik untuk setiap item yang dikandung dalam sebuah statement yang tersebar di seluruh internet.Setiap komponen dari statement (subject, predicate, object) memiliki URI sebagai indentitas di seluruh WWW.
  3. Language
    Sebuah statement diekspresikan dengan menggunakan bahasa Semantic Web. Bahasa ini terdiri dari sekumpulan kata kunci yang menyediakan instruksi bagi tools untuk Semantic Web.
  4. Ontology
    Sebuah Ontology terdiri dari banyak statement yang mendefinisikan konsep, relasi, dan constraint. Ontology analog dengan skema basis data dan diagram kelas pada pemrograman berorientasi obyek.
  5. Instance Data
    Instance data adalah sebuah statement yang berisi informasi mengenai instansiasi spesifik. Hal ini analog dengan sebuah obyek dari sebuah kelas dalam konteks pemrograman berorientasi obyek.
  6. Construction Tools
    Kakas ini berguna untuk mengkonstruksikan Semantic Web dengan pembuatan statement untuk ontology atau instance.
  7. Interrogation Tools
    Kakas ini berguna untuk melakukan navigasi pada sebuah Semantic Web dan memberikan jawaban dari permintaan pengguna. Metode interogasi dapat bervariasi mulai dari pembuatan graf sampai query.
  8. Reasoner
    Reasoner berguna untuk menambahkan inferensi pada Semantic Web. Dengan adanya inferensi, makna dari statement yang ada dari sebuah Semantic Web akan bertambah.
  9. Rules Engine
    Rules engine berguna untuk mendukung inferensi melebihi apa yang dapat dideduksikan oleh logika yang sudah ada. Rules engine menambahkan dimensi baru pada konstruksi knowledge dari sebuah Semantic Web. Rule memungkinkan penggabungan ontology dengan kegiatan logic lainnya seperti pemrograman.
  10. Semantic Framework
    Framework yang berguna untuk mengintegrasikan hal-hal di atas.


Fungsi Web Semantik


1. Prediction & Action (Prediction & Action)
Semantik web telah membuat kemungkinan prediksi dari berbagai cara, yaitu seperti operasi otomatis (automated operasion) seperti menyelesaikan semua kebutuhan untuk perjalanan seperti mengisi personal record. Semantic web dapat didefenisikan sebagai web informasi di internet dan intranet  yang berisi karakteristik penjelasan yang memungkinkan untuk mengakses informasi yang tepat yang dibutuhkan.
Semantic web digunakan untuk perencanaan logistik dalam operasi militer. Militer Amerika Serikat yang pertama menerapkannya.
2. Health Care (Kesehatan) & Life Science (Ilmu Pengetahuan)
Pada bidang Health Care and Life Science semantic web digunakan untuk data dari  berbagai sumber dan beberapa aplikasi karena ketidak lengkapan data tersebut.

3. Engineering Analysis (Analisis Teknik)
Pada Engineering Analisis semantic web terlibat dalam menangani data set yang rumit yang tidak terhitung jumlahnya.

Daftar Pustaka :
http://erfansubhana.blogspot.co.id/2015/06/pengertian-semantik-web.html
https://maleskoding.wordpress.com/2009/08/23/komponen-web-semantik/
http://semanticca.blogspot.co.id/2016/07/kelebihan-semantic-web-web-semantic.html




Komentar